Showing posts with label Pengantar Psikologi. Show all posts
Showing posts with label Pengantar Psikologi. Show all posts

Thursday, February 2, 2017

Gangguan Psikologi atau Perilaku Abnormal


A.      Ciri – ciri kenormalan
1. Realistis
2. Pengetahuan diri
3. Kemampuan mengendalikan perilaku
4. Harga diri dan penerimaan
5. Kemampuan membentuk hubungan kasih sayang
6. Produktivitas

B.       Kategori gangguan mental
                         1.            Gangguan yang terlihat sejak bayi, masa kanak-kanak atau remaja (gangguan perkembangan) : keterbelakangan mental, hiperaktif, cemas masa kanak*, gangguan makan, dll
                         2.            Gangguan jiwa organik : luka pada otak atau lingkungan biokimianya (ex: alzheimer, alkoholisme ekstrim dll)
                         3.            Gangguan penggunaan zat-zat : alkohol, obat bius, amfetamin, kokain,&obat2an lain yg dpt mengubah perilaku
                         4.            Gangguan schizoprenic : serangkaian gangguan yg ditandai dengan hilangnya kontak dengan realitas, sehingga pikiran, persepsi dan perilakunya kacau dan aneh.
                         5.            Gangguan paranoid : gangguan yg ditandai dg kecurigaan & sfat permusuhan yg berlebih disertai dg perasaan yg dikejar-kejar.
                         6.            Gangguan afektif : gangguan suasana hati (mood) ; penderita mungkin mengalami depresi berat, gembira yg abnormal, atau berganti-ganti antara gembira dan depresi
                         7.            Gangguan kecemasan : gangguan dimana rasa cemas merupakan gejala utama ex: pobia, obsesif kompulsif
                         8.            Gangguan somatoform : gejala-gejalanya bersifat fisik, tetapi tidak terdapat dasar organik. Faktor psikologis tampaknya memainkan peran utama.
                         9.            Gangguan disosiatif : perubahan sementara dlm fungsi* kesadaran, ingatan/identitas yg disebabkan oleh masalah-masalah emosional. Ex: amnesia dan kepribadian ganda
                     10.            Gangguan psikoseksual : masalah-masalah identitas seksual (mis: transeksual), penampilan seksual (mis: impoten, ejakulasi dini, frigiditas) dan tujuan seksual (minat seksual pada anak-anak, nenek2, mayat dll)
                     11.            Gangguan kepribadian : pola-pola perilaku mal adaptif yg sudah menahun yg merupakan cara-cara yg tidak dewasa dan tidak tepat dalam menghadapai stres/pemecahan masalah. Mis: kepribadian antisosial dan narsistik


Friday, January 20, 2017

Kepribadian


A.      Pengertian
Kepribadian berasal dari bahasa latin ‘persona’. Pada mulanya, kata persona ini menunjuk pada topeng yg biasa digunakan oleh pemain sandiwara di zaman Romawi dalam memainkan peranan-peranannya. Lambat laun, kata persona(personality) berubah menjadi satu istilah yang mengacu pada gambaran sosial tertentu yang diterima oleh indiividu dari kelompok atau masyarakatnya, kemudian individu tersebut diharapkan bertingkah laku sesuai dengan gambaran sosial (peran) yang diterimanya.
Menurut para ahli
1.    Allport : Organisasi-organisasi dinamis dari sistem-sistem psiko-fisik dalam individu yg turut menentukan cara-caranya yang unik/khas dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
2.    Cattel : apa yang menentukan perilaku dalam situasi yang ditetapkan dan dalam kesadaran jiwa yang ditetapkan.

Definisi populer : ciri-ciri/watak individu yg konsisten, yg memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yg khusus

B.       Pengukuran kepribadian
a)      Observasi direct : observasi yang mempunyai sasaran yg khusus
b)      Wawancara (interview)
c)      Tes proyektif
d)      Inventori

C.      Teori – teori kepribadian
1.       Teori Psikoanalisa
a. Id (prinsip kesenangan, mencari pemuasan segera atas impuls biologis)
b. Ego (mematuhi prinsip realita, menunda pmuasan sampai bisa dicapai dg cara yg diterima masyarakat)
c. Super ego(hati nurani/suara hati/ standar moral pada individu)
2.       Teori sifat (Trait)
Teori ini menyatakan bahwa manusia memiliki sifat tertentu. Sifat ini cenderung stabil dan menyebabkan manusia bertingkah laku relatif tetap dari situasi ke situasi.
a)      Psikologi Individu (Gordon W. Allport)
Kepribadian pada prinsipnya mengandung karakteristik atau keunikan perilaku dan pemikiran seeorang. Individu memiliki sifat umum(general trait) dan kecenderungan pribadi (personal dispotition)
b)      Psikologi konstitusi (William Sheldon)
Ø  Studi mengenai aspek-aspek psikologis dari perilaku manusia yg berkaitan dg fisiologi tubuh.
Ø  Viscerotonia (suka makan enak, pengejar kenikmatab, toleran, lamban, santai pandai bergaul)
Ø  Somatotonia (suka bertualang dan berani mengambil resiko tinggi, agresif, kurang peka dg perasaan org lain)
Ø  Cerebretonia (tertutup, senang menyendiri, memiliki kesadaran diri yg tinggi)
c)      Teori Faktor (Raymond Cattell)
Meneliti faktor-faktor kepribadian. Ex: ramah vs tidak ramah
3.        Teori behaviorisme
Menurut Skinner : individu adalah organisme yang memperoleh perbendaharaan tingkah lakunya melalui proses belajar.  Teknik yg digunakan untuk mengontrol perilaku :
a. Pengekangan fisik
b. Bantuan fisik
c. Mengubah kondisi stimulus
d. Memanipulasi kondisi emosional
e. Melakukan respon-respon lain
f. Menguatkan diri secara positif
g. Menghukum diri sendiri
4.       Teori Kognitif
Dalam mempersepsi lingkungan individu tidak hanya mengandalkan pada apa yg diterima dari pengindraannya, tetapi masukan dari pengindraan itu diatur, dihubungkan dan diorganiasikan untuk diberi makna, dan selanjutnya dijadikan awal dari suatu perilaku.

D.     Tipe – tipe kepribadian
Ekstovet
Introvet
·         Lancar dalam berbicara
·         Bbas dari kekhawatiran & kcemasan
·         Tidak lekas malu dan canggung
·         Mempuyai minat pada atletik
·         Suka bekerjasama dg orang lain
·         Mudah menyesuaikan diri & luwes
·         Lebih lancar menulis ketimbang berbicara
·         Lekas malu dan canggung
·         Agak tertutup jiwanya
·         Lebih senang bekerja sendiri
·         Suka membaca buku
·         Sukar mnyesuaikn diri & kaku dlm prgaulan

E.       Ciri – ciri kepribadian
Kepribadian sehat
Kepribadian kurang sehat
 Kepercayaan mendalam pada diri & orang lain
 Tidak ragu – ragu tetapi berani
 Inisiatif berkembang
 Tidak minder & semangat kerja tinggi
 Jujur terhadap diri sendiri
 Relasi sosial yang baik
 integritas
 Relasi sosial yang buruk
 Daya konsentrasi kurang
 Penyangkalan terhadap asal usul diri
 Tidak mampu memperjuangkan diri
 Sifat ingin membalas dendam


F.       Gangguan kepribadian
Perilaku-perilaku yg menyimpang dari norma sosial (pelanggaran norma sosial), penyimpangan dari norma statistik, ketidak senangan pribadi, perilaku mal adaptif, gejala salah suai, tekanan batin dan ketidak matangan
Bentuknya:
1. Neurosis (kecemasan, fobia, obsesif kompulsif, )
2. Psikosis(pchizoprenic, paranoid, depresi yg sangat kuat)
3. Bunuh diri 

Saturday, December 17, 2016

Belajar


A.      Pengertian
                         1.            Skinner: Learning is process of progressive behaviour adaptation (proses adaptasi perilaku yang bersifat progresif)
                         2.            Mc Geoch : Learning is a change in performance as a result of practice (belajar membawa perubahan dalam performance, dan perubahan itu sebagai akibat dari latihan.
                         3.            Morgan : Learning can be defined as any relatively permanent change in behaviour wgich occurs as a result of practice ar experience (perubahan perilaku atau performance itu relatif permanen dan diakibatkan oleh proses pengalaman.



Belajar adalah sebuah proses yang mengakibatkan adanya perubahan perilaku. Perubahan perilaku itu dapat aktual dan potensial. Perubahan yang disebabkan oleh proses belajar itu bersifat relatif permanen. Perubahan perilaku (aktual ataupun potensial) merupakan perubahan yang melalui pengalaman atau latihan

B.       Teori – teori belajar
1.    Teori kognitif
Ø  Kohler
Dalam proses pemecahan masalah yang terpenting adalah adanya insight. Meskipun tidak menutup kemungkinan adanya trial and error
Ø  Piaget
Belajar adalah proses asimilasi dan akomodasi. Asimilasi :menyelaraskan antar struktur kognitif dg lingkungan. Akomodasi :proses perubahan struktur kognitif karena ada informasi baru yg didapat dari lingkungan

2.    Teori behaviorisme
Ø  Teori belajar asosiatif
Pengkondisian klasikal (classical conditioning) Pavlov
Ø  Teori belajar fungsionalitik

Thorndike (3 hukum: kesiapan, latihan, efek) dan Pengkondisian operan (operan conditioning) Skinner

Sunday, November 27, 2016

Emosi dan Motivasi


A.      Pengertian
Perasaan (Feeling) : suatu keadaan/state individu sebagai akibat dari persepsi terhadap stimulus baik iternalmaupun eksternal (Chaplin, 1972). Emosi yaitu reaksi yang kompleks yang mengandung aktivitas dengan derajat yang tinggi dan adanya perubahan dalam kejasmanian serta berkaitan dengan perasaan yang kuat. Suasana hati (mood) merupakan kondisi emosi yang cenderung bertahan lebih lama tapi intensitasnya lebih rendah dibandingkan emosi.
B.       Teori emosi
                               1.            Teori James Lange
Emosi merupakan akibat, Contoh: kita takut karena kita lari
                               2.            Teori Cannon Bard
Pengalaman emosional terjadi segera setelah korteks menerima pesan dari thalamus, artinya reaksi jasmani bukan merupakan dasar emosi, tapi justru emosi bergantung pada aktivitas sentral (otak)
                               3.            Teori Kognitif
Emosi yang dialami merupakan hasil penafsiran atau evaluasi mengenai informasi yang datang dari dalam atau dari luar diri.

C.      Pengertian motif dan motivasi
Motif adalah kekuatan yang terdapat dalam diri organisme yang mendorong untuk berbuat. Motif manusia merupakan dorongan, hasrat, keinginan yg berasal dari dalam dirinya. Motivasi merupakan seluruh proses gerakan mulai dari situasi yang mendorong, dorongan yang timbul dari diri individu, tingkah laku yang ditimbulkannya dan tujuan atau akhir dari gerakan atau perbuatan. 3 aspek motivasi : 1). keadaan terdorong dalam diri organisme , 2). Perilaku yang timbul dan terarah, 3). Goal atau tujuan yang dituju.

D.     Macam – macam motivasi
                               1.            Motif fisiologis
ü  Tujuan yang dipelajari
ü  Motif & kebutuhan yang dipelajari
                               2.            Motif sosial
ü  Kebutuhan akan prestasi
ü  Kebutuhan untuk berafiliasi dengan orang lain
ü  Kebutuhan akan kekuasaan
                               3.            Teori Murray
20 motif menurut Murray
                               4.            Motif eksplorasi, kompetensi, dan aktualisasi diri

E.       Frustasi dan konflik
Dalam mencapai tujuannya individu terkadang mengalami kendala-kendala yang menghadangnya maka ketika tujuan ini tidak tercapai individu terkadang mengalami frustasi. Individu yang mengalami frustasi dapat mengalami depresi, merasa bersalah, rasa takut dsb. Konflik bisa timbul ketika bermacam-macam motif muncul pada saat yang bersamaan.

F.        Jenis konflik motif menurut Kurt Lewin :
1. Konflik angguk-angguk (approach-aproach conflict)
2. Konflik geleng-geleng (avoidance-avoidance conflict)
3. Konflik geleng-angguk (approach-avoidance conflict)


G.      Respon terhadap konflik : pemilihan atau penolakan, kompromi, ragu-ragu.